Sabtu, 31 Januari 2009

Ragu

akankah masa menguak ragu
menutup ruang hampa dalam jiwa
banyak kata yang ingin terucap
banyak tanya yang menggantung

akankah pada seorang itu kan berhenti
tanpa keraguan mendalam dalam diri
terlalu banyak yang ada di pikir
langkah terhenti tanpa sempat memutus
segalanya masih seperti adanya
ataukah ada berjuta perubahan

Jumat, 30 Januari 2009

Di balik senyuman

di balik senyum itu
ada bahagia juga ada duka
tak terduga dari luar
tak terkira dari dalam
hanya diri yang tahu

siapa mengira semua hanya sandiwara
tuk bahagiakan insan lain
tak ingin terkuak luka
tak ingin terbuka lara
biar bersemedi dalam jiwa
hingga suatu masa nanti
tabir rahasia kan terlihat nyata

Kamis, 29 Januari 2009

Maafkan

ku tak ingin mengulangi kesalahan
terjebak dalam lingkaran yang sama
hanya tuk kecewa
tapi aku pun tak berdaya
mengatakan semua padanya
sesungguhnya diriku tak lagi cinta
di hatiku hanya ada sayang
sebagai sesama insan

sejak semula ku tak yakin pada semua
jalinan cinta yang harus terkuak
namun sudah usai kini
tinggalkan kenangan sendu

sebernarnya ku tak ingin lakukan semua
padamu seorang teristimewa
yang pernah mengisi hari-hariku
dengan semua keceriaan dan kenangan
hanya maaf yang bisa ku pinta

Selasa, 27 Januari 2009

sepenggal kata

sungguh ku tak tahu harus bagaimana
menghadapi hati dan impian
tak tahu harus berhenti
ataukah melangkah pergi

tapi bayang-bayang itu selalu ada
takkan terlupa selamanya
raguku kian merebak
di antara harapan indah

berkhayal semua kembali
seperti dahulu masa terindah
namun tak berguna kusesali
semua pergi bersama angin

Senin, 26 Januari 2009

sebuah tanya

hatiku terusik sebuah tanya
namun sungguh ku terpana
meski hanya galau dalam jiwa

semakin lama ku tak kuasa
menahan tanya itu
lama terpendam
lama tersimpan

hingga tergelarlah semua
masa yang tlah memaksa
diri ini tuk berkata
melepas sebuah beban

Sabtu, 24 Januari 2009

tiada guna penyesalan

sesalan tiada guna lagi
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana

hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua

kembang

tak lagi kutemukan
seusai kau pergi
hanya bayang diri
yang menemani

parasmu nan elok
selalu kurindukan
gemuruh hati bertalu
menenti kembalimu

kasih, entah dimana kau berada
ataukah kau rasa sama denganku
ingin selalu bersua
meski hanya impian semata
dirimu tak lagi di sisi
menegakkan diriku
menguatkan langkahku
tuk gapai asa kehidupan

Jumat, 23 Januari 2009

kini kutahu

detik jam berbunyi
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang

ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku

kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku

Kamis, 22 Januari 2009

tak seperti dulu

gugur senja sore dihadapan
ketika sosok bayang menghampiri
saat detak-detak jiwa bertalu
tatapan muka sembilu menyayat kalbu

entah apa yang kau rasa
hingga tiada suatu kecerahan
kebahagiaan di seraut wajah manusia
yang hampir tak kukenal cahyanya

dahulu ketika aku menghadapi
seraut muka bocah mungil
sejuk tatap matanya
hingga damai menghampiri
relung dan kenangan
merajut kembali

Selasa, 20 Januari 2009

palsu

semua terlihat ceria
tawa-tawa menggema
mengalun dari dalam jiwa
seolah ingin berkata
dan mengungkap kebaikan
yang hendak di tunjukkan

itu palsu belaka
perubahan berjadi

ketika kulangkahkan kaki
meninggalkan sesuatu di hati
tak lagi kubisa kembali
menyelami kebahagiaan
bersama seorang perawan muda
saat kutahu setitik terang
kapalsuan pun menghilang
keindahan sejati baru kusadari
saat ini sudah terlambat lagi
tiada bisa perbaiki posisi

Senin, 19 Januari 2009

kusesali

saat kuputus semua jalan
kuhampiri satu impian
meski dalam benakku
tak kucapai data sepakat

aku memasuki ruang hampa
sebuah keraguan menghayati
langkah-langkah kecil
menjauhi semua harapan

samar-samar kuharap sesosok
perawan merayuku
akupun tak kuasa
menghindari yang terjadi
saat semua harapanku terkabul
kusesali semua
aku ingin kembali
menjadi sesuatu yang biasa
tanpa keluhan mengiris kalbuku
ingin kumelayang jauh
meninggalkan semua beban
dan kulayangkan ratap pilu
hingga kugapai bahagia

tiada guna penyesalan

sesalan tiada guna lagi
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana

hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua

gundah gulana

kegundahan datang di hati
ketika semua tanya
tak bersua dengan jawaban
semua terselubung
dalam gelapnya malam dan impian
terikat dalam kebisuan
sunyinya alam raya
tanpa sebilah penyangga jiwa
rapuh terkubur di bingkai kepedihan
tak berkesudahan

Minggu, 18 Januari 2009

Tiada guna kau sesal

angin berhembus sayu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki

mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu

tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu

kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu

Sabtu, 17 Januari 2009

ketika harapan itu hilang

sepucuk harapan
kini terbang
jauh melayang tinggi
ingin selalu kugenggam

tak kuasa aku tahan
dengan kekuatan hati
dan setitik harapan
namun semua tetap hilang

hancur sudah kurasa
impian jiwa
tuk meraih bahagia
saat ku kembali
jalan yang kutempuh
telah lengang
kosong tanpa isi
tanpa makna yang menghiasi
kau telah pergi
tinggalkan diri ini
yang sendiri
ingin menggapaimu
namun ku tak lagi
sanggup mengejar bayangmu
meski itu sedetik jua

Jumat, 16 Januari 2009

kini kutahu

detik jam berbunyi
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang

ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku

kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku

Kamis, 15 Januari 2009

tak guna kau sesal

angin berhembus sayu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki

mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu

tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu

kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu

Selasa, 13 Januari 2009

bayangan

jalan yang kutempuh
penuh liku keharuan
di saat ku ingin bangkit
dari kegundahan hati

kini datang bayangan sesosok perawan
dengan senyum
yang menghiasi wajahnya

tatkala malam menjelang
bayang itu kian jelas
mengikuti setiap hembusan nafas
membuat diri ini makin tenggelam
dalam kedukaan masa lalu
begitu kuat bayang itu
melilit kuat bayang itu
hingga diri ini pun terpaku
diam tanpa daya

kepergian

Dalam galaunya jerat sembilu kalbu
luapan rasa hati serasa bertumpah
berceceran melampaui batas itu
berjuta keraguan merasuk
dalam hati kecilku
ketika kumenetap layang-layang itu
sejauh mata memandang
dengan gilang kemenangan

kini benang itu telah terputus
terbagi beribu serpihan kecil
penghubung jiwa telah lenyap
seiring perjalanan
dan hembusan angin yang mendayu
bagaikan dedaunan kering
tanpa asa kehidupan

di padang rumput itu
tempat kita bertemu dulu
namun berbekas gambar pilu
ketika semua terbang
bersama kepergianmu
ke negeri impianmu

Senin, 12 Januari 2009

jalan terhalang kabut

setiap kuingin melangkah
kuteringat masa lalu
semua menjeratku
bagai ekor di belakangku

meski ingin kutatap
kugapai masa depan
ketika bahagia menjelma
dalam seluruh ruang hatiku

aku tersangkut lagi
dalam sebuah perhentian
serasa sejuta penghalang
menghantui kehidupan

saat ingin kuhayati cinta itu
kabut itu begitu tebal
menutupi gemerlap keindahan
menyelimuti hari-hariku
hingga kini tak lagi kulihat
seberkas cahaya bahagia

perawan hati

Di kala hujan rintik membasahi
segenap penjuru bumi
langit nan cantik
beradu dengan raja siang

tatkala senja tiba
saat kubertatap mesra
seorang perawan muda
datang mendesak jiwa

heningnya malam itu
dentingan jam bertalu
beradu dalam padu
saksi yang abadi

langkah kaki bermakna
wajah puteri tercinta
terlukis di hati
iringi setiap mimpi
di dalam gelap suasana

Minggu, 11 Januari 2009

hanya engkau

betapa berartinya hidup
saat kita sadari
jutaan hidayah dari-Nya
jutaan nikmat
yang sudah kita teguk

kadang tak pernah tersadar
diri ini kecik tak berdaya
entak apa wujudnya

engkau yang mengetahui
segala rahasia
rahasia masa lalu
rahasia masa depan
semua...

hanya engkau yang berhak
mengatur semua
menentukan semua
Ya Robbi

malam di sekitarku

malam di sekitarku

semilir angin menerpa tubuh
menyentuh tulang-tulang sendi
segar masuk dalam jiwa

malam terbuai dalam damai
senar rembulan memancar
turun ke bumi
bulat wajah rembulan
menghiasi cakrawal malam
berjuta bintang bertatapan
kerlip sinarmu menambah pesona

aku berdiri di sini
menyaksikan keindahan alam raya
menebar pesona menarik sukma

malam ini pohon-pohon pun terdiam
menikmati selaksa indah
di sekitar ruang hidupnya

Sabtu, 10 Januari 2009

satu bintang

saat kulihat langit jauh disana
berjuta bintang yang bersemayam
memancarkan cahyanya
tuk hiasi malam

semarak suasana
bertebar seribu pesona keindahan
di atas sahaja sang bintang alam
dengan garis-garis seninya

ingin aku terbang ke sana
dengan sayap kekuatan
menembus segala rintangan
menggapaimu
membawamu pulang

karena kau tahu
diantara berjuta bintang itu
kumelihat satu bintang
hanya satu bintang
dengan gelar sinaran
begitu terang
begitu sempurna

hanya satu bintan
yang menuntunku
mengiringi perjalanan
sejengkal langkah
dalam bergulirnya roda kehidupan

tiga kata

di bawah sinar terang rambulan
dan angin membelai sukma
hati ini seakan bicara

dapatkah kuungkap tiga kata
yang terselubung di jiwa
dibalik tirai besi kalbuku
agar kugapai impian nyata

sanggupkah mulutku berkata
ataukah terkatub
diam tak bermakna
menyimpan tiga kata

sahabat

ingin kucurahkan semua
ingin kukatakan semua
padamu...
keluh kesah hatiku
bahagiaku
kecewaku
juga sedihku

ingin selalu ku dekat
dengan dirimu
berpadu dalam gerak langkah hidupku

andaikan kini kau masih ada
aku ingin bersandar
di pelukmu..
di dadamu...

tuk ringankan
tuk hilangkan
sejuta keresahan
dalam kalbuku

rindu

aku rindukan wajahmu
namun hati ini tak kuasa
awan menggantung di udara
selimuti kegalauan kalbu

kelamnya malam
sunyinya alam
tak sanggup mengungkap
rahasia di balik kegelisahan

rinduku ingin kusampaikan
lewat angin yang berhembus
dedaunan yang terbang
serta mentari dan rembulan yang bersinar

perpisahan

rangkaian huruf
dalam sebaris kata
arti yang mendalam

ketika kita jumpa
begitu indahnya
namun kadang tak kuasa
ini terjadi

kawan
kuharap kau bahagia
dengan hidup barumu
meski tanpa diriku

bayangmu selalu ada
ada di lintas pandangku
doaku teriring
perjalanan langkahmu

penderitaan mereka

berjuta rakyat negriku
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan

kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki

tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu

tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang

penderitaan mereka

berjuta rakyat negriku
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan

kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki

tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu

tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang

pantai pura tanah lot

Di pinggir pantai itu
kenangan terindahku
bersamamu
dulu

baju biru membalut tubuhmu
baju merah saat itu
kita berdua
dalam bingkai fotomu

hatiku tak dapat bicara
namaun kurasa indah
di jiwaku
di relungku

masa itu kubahagia
serasa terbang ke udara bebas
serasa menari di atas awan
dengan segala keceriaan

tak kuduga itu terjadi
pada diriku ini

misteri

siapakah dirimu
bagaimana wajahmu
buruk atau cantik
baik ataukah jahat

apakah kutahu dirimu
kapankah engkau datang
wahai sayangku
pujaan hatiku

setiap tanya itu muncul
kutak sanggup menjawab
ku tak bisa berkata

karna ku tak tahu dirimu
ku tak tahu wajahmu
di manakah engkau
begitu dekat
jauh di sana
semua misteri Ilahi

lilin kecil

cahaya kecil
dalam kegelapan
malam itu

mampu menuntunku
untuk berjalan
untuk melihat
sesuatu bayang dalam kehidupan

tanpamu semua hitam
tanpamu semua pekat
meski kau kecil
namun ku tahu
kau sungguh berarti
ketika kegelapan datang

cahyamu meliuk-liuk
di terpa semilir angin
namun lilin kecilku
mampu bertahan
tuk berikan seberkas cahaya

kuterima sepucuk surat

surat sampul biru
mambawaku pergi
melayang...terbang..
ke masa SMU

cemas kunanti
gelisah kutunggu
namun kini datang jua
pengobat rindu
penentram jiwa

tak kuasa...
kutahan...
suka dihati
gemetar di jiwa

Jumat, 09 Januari 2009

ku tak tahu

saat ku terdampar
dalam lembah cinta
akankah ku keluar
dengan rangkaian kebahagiaan

ketika cinta menyapa
dan hilang di balik kegelapan
ketika hati merana
menanti sepucuk pengharapan

akankah kubisa
pergi dengan sayap ringan
menggapai impian
biar itu jauh

kadang hati itu bicara
sungguhkah ku bisa
lari dari ayunan cinta
yang menghiasi kalbuku
sanggupkah ku menanti
puteri hatiku
datang menjemputku
ke alam keharmonisan hidup

ku ingin sepertimu

aku ingin sepertimu
dapat terbang di awan
aku ingin sepertimu
mengelilingi dunia

luasnya laut
panasnya mentari
derasnya angin
kau terjang

hingga kau lihat dunia lain
dibalik bukit itu
di belakang hutan itu
di seberang pulau itu

ingin kurasa semua
apa yang bisa kau rasa
namun ku tak sanggup
tanpa sayap kehidupan
dalam diriku

kesedihan hati

hujan rintik-rintik
hiasi sore ini
awan melayang hitam
tak ceria ku pandang

seolah langit tahu
ada duka di hatiku
aku sedang tersungkur
jatuh di sebuah perhentian

kini impianku pergi
tuk bahagian mereka
akankah ku dapat
tuk membalas semua
kasih sayang
dan harapan
impian mereka

kenangan laluku

terjadi sesuatu di hati
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan

indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari

akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua

Kamis, 08 Januari 2009

kenangan laluku

terjadi sesuatu di hati
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan

indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari

akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua

Rabu, 07 Januari 2009

kebimbangan hati

ku bingung harus keman
tancapkan keputusan hati
langkahku terhenti
antara dua persimpangan

persimpangan yang rumit
sulit kubelah
sulit kutinggal
semua mengiringiku
setiap derap hidupku

dapatkah suatu hari nanti
kujawab semua rahasia
hari ini harus keman
terbang melayang
atau tertahan
tak bisa lepaskan
kesesakan dalam batin

ketika harus kupilih
jalan penentuan hidup
aku ragu
aku bimbang
menghadapinya

Selasa, 06 Januari 2009

kasih sayang orang tua

papa mama
betapa aku rapuh tanpamu
aku goyah tanpa kekuatanmu
kasih sayang
beribu cinta
kau siram dalam hatiku

andai aku sendiri
tak kuasa lagi
tanpa doamu
juga restumu

meski kita jauh
namun galau rasa jiwa
ingin selalu berjumpa
penyangga hati
penawar nestapa

kadang bahagia datang
kadang duka melanda
semua tak berarti
dengan hadirku
dalam keluarga

janji hatiku

aku harus mengubahnya
cara hidupku
caraku berjalan
tuk gapai masa depan

ingin aku melangkah
ingin aku berlari
mengejar semua
kekurangan diriku

aku berusaha
aku berjuang
demi mereka

impianku melayang

ketika cinta menyapa
dalam kebimbangan hati
ketika bahagia menghampiri
sejenak dalam jiwa

aku mulai merasa
seakan semua akan kembali
seperti dahulu
saat bersama denganmu

namun kini kau pergi
tinggalkan diri ini
sendiri melangkah
dalam kesunyian

akankah kita bersua
suatu saat nanti
di penghujung waktu
menanti kebahagiaan

aku menunggu dirimu
di sini hari ini dan esok
entah sampai kapan
kutak tahu jawabnya

I love u

meski mudah
namun sulit kurasa
mengatakan semua
rangkaian tiga kata
pada seorang pencinta

bila bertatap hati berdebar
tak mungkin lagi berkata
meski diantara kita
ada jalinan indah

haruskah kutahan tiga kata ini
dalam jeruji besi kalbuku
hingga tak dapat
menggerakkan mulutku
menggetarkan pita suaraku

hari ultahku

hari ini
sabtu yang ceria
cerahnya langit
lembutnya angin

seakan tahu
kebahagiaan hati
bercanda kawan
menyambut hari jadiku

kesan indah
tergores di kalbu
dalam hidupku
tuk kenangan manisku

betapa aku tak tersenyum
betapa aku senang
semua seolah berkata
happy birthday
untukku

Senin, 05 Januari 2009

happy birthday

waktu terus berputar
bergulir begitu sahaja
walau kadang tak kau rasa

hari ini ku tahu
kau pasti bahagia
menyambut senyuman mentari
di cakrawala langit timur

teriring niat hatiku
tuk ucapkan
tuk ungkapkan
sebaris kalimat pendek

dengan tulusku
kuharap kau terima
"selamat ulang tahun"
dari diriku

cinta

apa arti kata ini
mungkin ku tak tahu
dapatkah kurasa
indah cinta
ataukah duka cinta

sanggupkah kita hidup
tanpa cinta...
tanpa kasih...
tanpa sayang...
dari mereka

burung bernyanyi

wahai burung di sana
bernyanyi untuk alam
menambah kesunyian

kulihat di dahah itu
burung kecil bernyanyi
riang
menyambut mentari
di ufuk
penuh keceriaan

bulan suci

aku rindu
aku gelisah
menantimu...
menunggumu...
kapankah engkau kan datang?
sesuatu...
yang indah...
yang suci...

ramadhan
kini datang menyapa
bulan agung
penuh berkah
penuh nikmat

ingin ku menyambutmu
dengan bahagia
luapan syukurku
atas segala Rahmat-Mu
dapat bersua
bulan anugrah

bencana datang

kulihat disana
tanah longsor melanda
banjir menyerbu
puluhan juta manusia

bayi dan anak kecil
menangis pilu
dan bertanya
apa sebenarnya salah kami, dosa kami

derita hari esok membayangi
mampukah seberkas sinar
mengantar mereka
kembali ke masa indah

andai aku bisa

andai ku bisa kembali
menemukan dirimu lagi
meski hanya bayang
dalam goresan halus kehidupanku

aku kan melompat
aku kan bernyanyi
ku kan bahagia

ingin dan ingin sekali aku
hancurkan semua
rubuhkan semua
tirai tebal yang menghalangi
kita bertemu lagi
kankah snag waktu tahu
betapa aku rindu
betapa aku pilu
mengingat dirimu