akankah masa menguak ragu
menutup ruang hampa dalam jiwa
banyak kata yang ingin terucap
banyak tanya yang menggantung
akankah pada seorang itu kan berhenti
tanpa keraguan mendalam dalam diri
terlalu banyak yang ada di pikir
langkah terhenti tanpa sempat memutus
segalanya masih seperti adanya
ataukah ada berjuta perubahan
Sabtu, 31 Januari 2009
Jumat, 30 Januari 2009
Di balik senyuman
di balik senyum itu
ada bahagia juga ada duka
tak terduga dari luar
tak terkira dari dalam
hanya diri yang tahu
siapa mengira semua hanya sandiwara
tuk bahagiakan insan lain
tak ingin terkuak luka
tak ingin terbuka lara
biar bersemedi dalam jiwa
hingga suatu masa nanti
tabir rahasia kan terlihat nyata
ada bahagia juga ada duka
tak terduga dari luar
tak terkira dari dalam
hanya diri yang tahu
siapa mengira semua hanya sandiwara
tuk bahagiakan insan lain
tak ingin terkuak luka
tak ingin terbuka lara
biar bersemedi dalam jiwa
hingga suatu masa nanti
tabir rahasia kan terlihat nyata
Label:
poetry,
puisi
1 .: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Kamis, 29 Januari 2009
Maafkan
ku tak ingin mengulangi kesalahan
terjebak dalam lingkaran yang sama
hanya tuk kecewa
tapi aku pun tak berdaya
mengatakan semua padanya
sesungguhnya diriku tak lagi cinta
di hatiku hanya ada sayang
sebagai sesama insan
sejak semula ku tak yakin pada semua
jalinan cinta yang harus terkuak
namun sudah usai kini
tinggalkan kenangan sendu
sebernarnya ku tak ingin lakukan semua
padamu seorang teristimewa
yang pernah mengisi hari-hariku
dengan semua keceriaan dan kenangan
hanya maaf yang bisa ku pinta
terjebak dalam lingkaran yang sama
hanya tuk kecewa
tapi aku pun tak berdaya
mengatakan semua padanya
sesungguhnya diriku tak lagi cinta
di hatiku hanya ada sayang
sebagai sesama insan
sejak semula ku tak yakin pada semua
jalinan cinta yang harus terkuak
namun sudah usai kini
tinggalkan kenangan sendu
sebernarnya ku tak ingin lakukan semua
padamu seorang teristimewa
yang pernah mengisi hari-hariku
dengan semua keceriaan dan kenangan
hanya maaf yang bisa ku pinta
Label:
poetry,
puisi
1 .: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Selasa, 27 Januari 2009
sepenggal kata
sungguh ku tak tahu harus bagaimana
menghadapi hati dan impian
tak tahu harus berhenti
ataukah melangkah pergi
tapi bayang-bayang itu selalu ada
takkan terlupa selamanya
raguku kian merebak
di antara harapan indah
berkhayal semua kembali
seperti dahulu masa terindah
namun tak berguna kusesali
semua pergi bersama angin
menghadapi hati dan impian
tak tahu harus berhenti
ataukah melangkah pergi
tapi bayang-bayang itu selalu ada
takkan terlupa selamanya
raguku kian merebak
di antara harapan indah
berkhayal semua kembali
seperti dahulu masa terindah
namun tak berguna kusesali
semua pergi bersama angin
Label:
poetry,
puisi
3
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Senin, 26 Januari 2009
sebuah tanya
hatiku terusik sebuah tanya
namun sungguh ku terpana
meski hanya galau dalam jiwa
semakin lama ku tak kuasa
menahan tanya itu
lama terpendam
lama tersimpan
hingga tergelarlah semua
masa yang tlah memaksa
diri ini tuk berkata
melepas sebuah beban
namun sungguh ku terpana
meski hanya galau dalam jiwa
semakin lama ku tak kuasa
menahan tanya itu
lama terpendam
lama tersimpan
hingga tergelarlah semua
masa yang tlah memaksa
diri ini tuk berkata
melepas sebuah beban
Label:
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Sabtu, 24 Januari 2009
tiada guna penyesalan
sesalan tiada guna lagi
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana
hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana
hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua
Label:
poetry,
puisi
2
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
kembang
tak lagi kutemukan
seusai kau pergi
hanya bayang diri
yang menemani
parasmu nan elok
selalu kurindukan
gemuruh hati bertalu
menenti kembalimu
kasih, entah dimana kau berada
ataukah kau rasa sama denganku
ingin selalu bersua
meski hanya impian semata
dirimu tak lagi di sisi
menegakkan diriku
menguatkan langkahku
tuk gapai asa kehidupan
seusai kau pergi
hanya bayang diri
yang menemani
parasmu nan elok
selalu kurindukan
gemuruh hati bertalu
menenti kembalimu
kasih, entah dimana kau berada
ataukah kau rasa sama denganku
ingin selalu bersua
meski hanya impian semata
dirimu tak lagi di sisi
menegakkan diriku
menguatkan langkahku
tuk gapai asa kehidupan
Label:
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Jumat, 23 Januari 2009
kini kutahu
detik jam berbunyi
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang
ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku
kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang
ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku
kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku
Label:
poetry,
puisi
1 .: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Kamis, 22 Januari 2009
tak seperti dulu
gugur senja sore dihadapan
ketika sosok bayang menghampiri
saat detak-detak jiwa bertalu
tatapan muka sembilu menyayat kalbu
entah apa yang kau rasa
hingga tiada suatu kecerahan
kebahagiaan di seraut wajah manusia
yang hampir tak kukenal cahyanya
dahulu ketika aku menghadapi
seraut muka bocah mungil
sejuk tatap matanya
hingga damai menghampiri
relung dan kenangan
merajut kembali
ketika sosok bayang menghampiri
saat detak-detak jiwa bertalu
tatapan muka sembilu menyayat kalbu
entah apa yang kau rasa
hingga tiada suatu kecerahan
kebahagiaan di seraut wajah manusia
yang hampir tak kukenal cahyanya
dahulu ketika aku menghadapi
seraut muka bocah mungil
sejuk tatap matanya
hingga damai menghampiri
relung dan kenangan
merajut kembali
Label:
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Selasa, 20 Januari 2009
palsu
semua terlihat ceria
tawa-tawa menggema
mengalun dari dalam jiwa
seolah ingin berkata
dan mengungkap kebaikan
yang hendak di tunjukkan
itu palsu belaka
perubahan berjadi
ketika kulangkahkan kaki
meninggalkan sesuatu di hati
tak lagi kubisa kembali
menyelami kebahagiaan
bersama seorang perawan muda
saat kutahu setitik terang
kapalsuan pun menghilang
keindahan sejati baru kusadari
saat ini sudah terlambat lagi
tiada bisa perbaiki posisi
tawa-tawa menggema
mengalun dari dalam jiwa
seolah ingin berkata
dan mengungkap kebaikan
yang hendak di tunjukkan
itu palsu belaka
perubahan berjadi
ketika kulangkahkan kaki
meninggalkan sesuatu di hati
tak lagi kubisa kembali
menyelami kebahagiaan
bersama seorang perawan muda
saat kutahu setitik terang
kapalsuan pun menghilang
keindahan sejati baru kusadari
saat ini sudah terlambat lagi
tiada bisa perbaiki posisi
Senin, 19 Januari 2009
kusesali
saat kuputus semua jalan
kuhampiri satu impian
meski dalam benakku
tak kucapai data sepakat
aku memasuki ruang hampa
sebuah keraguan menghayati
langkah-langkah kecil
menjauhi semua harapan
samar-samar kuharap sesosok
perawan merayuku
akupun tak kuasa
menghindari yang terjadi
saat semua harapanku terkabul
kusesali semua
aku ingin kembali
menjadi sesuatu yang biasa
tanpa keluhan mengiris kalbuku
ingin kumelayang jauh
meninggalkan semua beban
dan kulayangkan ratap pilu
hingga kugapai bahagia
kuhampiri satu impian
meski dalam benakku
tak kucapai data sepakat
aku memasuki ruang hampa
sebuah keraguan menghayati
langkah-langkah kecil
menjauhi semua harapan
samar-samar kuharap sesosok
perawan merayuku
akupun tak kuasa
menghindari yang terjadi
saat semua harapanku terkabul
kusesali semua
aku ingin kembali
menjadi sesuatu yang biasa
tanpa keluhan mengiris kalbuku
ingin kumelayang jauh
meninggalkan semua beban
dan kulayangkan ratap pilu
hingga kugapai bahagia
Label:
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
tiada guna penyesalan
sesalan tiada guna lagi
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana
hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua
menghampiri diriku yang sendiri
samar-samar kutatap semua
hendak lalu entah ke mana
hidup penuh liku dan goncang
tiap masa dan langkah berhadapan
tuhan pasti berikan jalan
setiap hamba hanya melewatinya
sudah semua sudah terjadi
dan entah tak tahu jawabnya
seolah menanti kapal yang telah
pergi datang kembali menyapa
dalam sedih nantian dan harapan
yang entah kapan bersua
Label:
poetry,
puisi
1 .: KOMENTAR ORANG LAIN :.
gundah gulana
kegundahan datang di hati
ketika semua tanya
tak bersua dengan jawaban
semua terselubung
dalam gelapnya malam dan impian
terikat dalam kebisuan
sunyinya alam raya
tanpa sebilah penyangga jiwa
rapuh terkubur di bingkai kepedihan
tak berkesudahan
ketika semua tanya
tak bersua dengan jawaban
semua terselubung
dalam gelapnya malam dan impian
terikat dalam kebisuan
sunyinya alam raya
tanpa sebilah penyangga jiwa
rapuh terkubur di bingkai kepedihan
tak berkesudahan
Label:
gundah gulana,
poem,
poet,
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Minggu, 18 Januari 2009
Tiada guna kau sesal
angin berhembus sayu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki
mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu
tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu
kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki
mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu
tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu
kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu
Label:
poem,
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Sabtu, 17 Januari 2009
ketika harapan itu hilang
sepucuk harapan
kini terbang
jauh melayang tinggi
ingin selalu kugenggam
tak kuasa aku tahan
dengan kekuatan hati
dan setitik harapan
namun semua tetap hilang
hancur sudah kurasa
impian jiwa
tuk meraih bahagia
saat ku kembali
jalan yang kutempuh
telah lengang
kosong tanpa isi
tanpa makna yang menghiasi
kau telah pergi
tinggalkan diri ini
yang sendiri
ingin menggapaimu
namun ku tak lagi
sanggup mengejar bayangmu
meski itu sedetik jua
kini terbang
jauh melayang tinggi
ingin selalu kugenggam
tak kuasa aku tahan
dengan kekuatan hati
dan setitik harapan
namun semua tetap hilang
hancur sudah kurasa
impian jiwa
tuk meraih bahagia
saat ku kembali
jalan yang kutempuh
telah lengang
kosong tanpa isi
tanpa makna yang menghiasi
kau telah pergi
tinggalkan diri ini
yang sendiri
ingin menggapaimu
namun ku tak lagi
sanggup mengejar bayangmu
meski itu sedetik jua
Label:
poem,
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Jumat, 16 Januari 2009
kini kutahu
detik jam berbunyi
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang
ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku
kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku
dalam malam sunyi
begitu jelas kudengar
mengisi seluruk ruang
ruang itu ruang kamarku
ruang sepetak dalam hidupku
seperti juga kau
yang menghiasi
yang membayangi
seluruh ruang jiwaku
kutahu kini
tak mungkin lagi
bisa ku menghanyutkan
mengaburkan semua
bayangmu
senyummu
serta semua lakumu
dari jalinan benang kehidupanku
Kamis, 15 Januari 2009
tak guna kau sesal
angin berhembus sayu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki
mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu
tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu
kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu
langit hitam membahana
mentaripun enggan tersenyum
ketika kau langkahkan kaki
mengukur kembali
jejak kehidupanmu
mengenang semua lakumu
tak kau sadari
waktupun telah pergi
meninggalkan sejuta kepedian
yang menyayat sembilu
dalam sebuah kalbu
kini tiada guna kau sesal
kenyataan ternyata kelam
tak seindah bunga mimpi
membayang iringan langkahmu
Label:
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
Selasa, 13 Januari 2009
bayangan
jalan yang kutempuh
penuh liku keharuan
di saat ku ingin bangkit
dari kegundahan hati
kini datang bayangan sesosok perawan
dengan senyum
yang menghiasi wajahnya
tatkala malam menjelang
bayang itu kian jelas
mengikuti setiap hembusan nafas
membuat diri ini makin tenggelam
dalam kedukaan masa lalu
begitu kuat bayang itu
melilit kuat bayang itu
hingga diri ini pun terpaku
diam tanpa daya
penuh liku keharuan
di saat ku ingin bangkit
dari kegundahan hati
kini datang bayangan sesosok perawan
dengan senyum
yang menghiasi wajahnya
tatkala malam menjelang
bayang itu kian jelas
mengikuti setiap hembusan nafas
membuat diri ini makin tenggelam
dalam kedukaan masa lalu
begitu kuat bayang itu
melilit kuat bayang itu
hingga diri ini pun terpaku
diam tanpa daya
kepergian
Dalam galaunya jerat sembilu kalbu
luapan rasa hati serasa bertumpah
berceceran melampaui batas itu
berjuta keraguan merasuk
dalam hati kecilku
ketika kumenetap layang-layang itu
sejauh mata memandang
dengan gilang kemenangan
kini benang itu telah terputus
terbagi beribu serpihan kecil
penghubung jiwa telah lenyap
seiring perjalanan
dan hembusan angin yang mendayu
bagaikan dedaunan kering
tanpa asa kehidupan
di padang rumput itu
tempat kita bertemu dulu
namun berbekas gambar pilu
ketika semua terbang
bersama kepergianmu
ke negeri impianmu
luapan rasa hati serasa bertumpah
berceceran melampaui batas itu
berjuta keraguan merasuk
dalam hati kecilku
ketika kumenetap layang-layang itu
sejauh mata memandang
dengan gilang kemenangan
kini benang itu telah terputus
terbagi beribu serpihan kecil
penghubung jiwa telah lenyap
seiring perjalanan
dan hembusan angin yang mendayu
bagaikan dedaunan kering
tanpa asa kehidupan
di padang rumput itu
tempat kita bertemu dulu
namun berbekas gambar pilu
ketika semua terbang
bersama kepergianmu
ke negeri impianmu
Senin, 12 Januari 2009
jalan terhalang kabut
setiap kuingin melangkah
kuteringat masa lalu
semua menjeratku
bagai ekor di belakangku
meski ingin kutatap
kugapai masa depan
ketika bahagia menjelma
dalam seluruh ruang hatiku
aku tersangkut lagi
dalam sebuah perhentian
serasa sejuta penghalang
menghantui kehidupan
saat ingin kuhayati cinta itu
kabut itu begitu tebal
menutupi gemerlap keindahan
menyelimuti hari-hariku
hingga kini tak lagi kulihat
seberkas cahaya bahagia
kuteringat masa lalu
semua menjeratku
bagai ekor di belakangku
meski ingin kutatap
kugapai masa depan
ketika bahagia menjelma
dalam seluruh ruang hatiku
aku tersangkut lagi
dalam sebuah perhentian
serasa sejuta penghalang
menghantui kehidupan
saat ingin kuhayati cinta itu
kabut itu begitu tebal
menutupi gemerlap keindahan
menyelimuti hari-hariku
hingga kini tak lagi kulihat
seberkas cahaya bahagia
perawan hati
Di kala hujan rintik membasahi
segenap penjuru bumi
langit nan cantik
beradu dengan raja siang
tatkala senja tiba
saat kubertatap mesra
seorang perawan muda
datang mendesak jiwa
heningnya malam itu
dentingan jam bertalu
beradu dalam padu
saksi yang abadi
langkah kaki bermakna
wajah puteri tercinta
terlukis di hati
iringi setiap mimpi
di dalam gelap suasana
segenap penjuru bumi
langit nan cantik
beradu dengan raja siang
tatkala senja tiba
saat kubertatap mesra
seorang perawan muda
datang mendesak jiwa
heningnya malam itu
dentingan jam bertalu
beradu dalam padu
saksi yang abadi
langkah kaki bermakna
wajah puteri tercinta
terlukis di hati
iringi setiap mimpi
di dalam gelap suasana
Minggu, 11 Januari 2009
hanya engkau
betapa berartinya hidup
saat kita sadari
jutaan hidayah dari-Nya
jutaan nikmat
yang sudah kita teguk
kadang tak pernah tersadar
diri ini kecik tak berdaya
entak apa wujudnya
engkau yang mengetahui
segala rahasia
rahasia masa lalu
rahasia masa depan
semua...
hanya engkau yang berhak
mengatur semua
menentukan semua
Ya Robbi
saat kita sadari
jutaan hidayah dari-Nya
jutaan nikmat
yang sudah kita teguk
kadang tak pernah tersadar
diri ini kecik tak berdaya
entak apa wujudnya
engkau yang mengetahui
segala rahasia
rahasia masa lalu
rahasia masa depan
semua...
hanya engkau yang berhak
mengatur semua
menentukan semua
Ya Robbi
malam di sekitarku
malam di sekitarku
semilir angin menerpa tubuh
menyentuh tulang-tulang sendi
segar masuk dalam jiwa
malam terbuai dalam damai
senar rembulan memancar
turun ke bumi
bulat wajah rembulan
menghiasi cakrawal malam
berjuta bintang bertatapan
kerlip sinarmu menambah pesona
aku berdiri di sini
menyaksikan keindahan alam raya
menebar pesona menarik sukma
malam ini pohon-pohon pun terdiam
menikmati selaksa indah
di sekitar ruang hidupnya
semilir angin menerpa tubuh
menyentuh tulang-tulang sendi
segar masuk dalam jiwa
malam terbuai dalam damai
senar rembulan memancar
turun ke bumi
bulat wajah rembulan
menghiasi cakrawal malam
berjuta bintang bertatapan
kerlip sinarmu menambah pesona
aku berdiri di sini
menyaksikan keindahan alam raya
menebar pesona menarik sukma
malam ini pohon-pohon pun terdiam
menikmati selaksa indah
di sekitar ruang hidupnya
Sabtu, 10 Januari 2009
satu bintang
saat kulihat langit jauh disana
berjuta bintang yang bersemayam
memancarkan cahyanya
tuk hiasi malam
semarak suasana
bertebar seribu pesona keindahan
di atas sahaja sang bintang alam
dengan garis-garis seninya
ingin aku terbang ke sana
dengan sayap kekuatan
menembus segala rintangan
menggapaimu
membawamu pulang
karena kau tahu
diantara berjuta bintang itu
kumelihat satu bintang
hanya satu bintang
dengan gelar sinaran
begitu terang
begitu sempurna
hanya satu bintan
yang menuntunku
mengiringi perjalanan
sejengkal langkah
dalam bergulirnya roda kehidupan
berjuta bintang yang bersemayam
memancarkan cahyanya
tuk hiasi malam
semarak suasana
bertebar seribu pesona keindahan
di atas sahaja sang bintang alam
dengan garis-garis seninya
ingin aku terbang ke sana
dengan sayap kekuatan
menembus segala rintangan
menggapaimu
membawamu pulang
karena kau tahu
diantara berjuta bintang itu
kumelihat satu bintang
hanya satu bintang
dengan gelar sinaran
begitu terang
begitu sempurna
hanya satu bintan
yang menuntunku
mengiringi perjalanan
sejengkal langkah
dalam bergulirnya roda kehidupan
Label:
Bintang,
poetry,
puisi,
puisi cinta
1 .: KOMENTAR ORANG LAIN :.
tiga kata
di bawah sinar terang rambulan
dan angin membelai sukma
hati ini seakan bicara
dapatkah kuungkap tiga kata
yang terselubung di jiwa
dibalik tirai besi kalbuku
agar kugapai impian nyata
sanggupkah mulutku berkata
ataukah terkatub
diam tak bermakna
menyimpan tiga kata
dan angin membelai sukma
hati ini seakan bicara
dapatkah kuungkap tiga kata
yang terselubung di jiwa
dibalik tirai besi kalbuku
agar kugapai impian nyata
sanggupkah mulutku berkata
ataukah terkatub
diam tak bermakna
menyimpan tiga kata
Label:
kata,
poetry,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
sahabat
ingin kucurahkan semua
ingin kukatakan semua
padamu...
keluh kesah hatiku
bahagiaku
kecewaku
juga sedihku
ingin selalu ku dekat
dengan dirimu
berpadu dalam gerak langkah hidupku
andaikan kini kau masih ada
aku ingin bersandar
di pelukmu..
di dadamu...
tuk ringankan
tuk hilangkan
sejuta keresahan
dalam kalbuku
ingin kukatakan semua
padamu...
keluh kesah hatiku
bahagiaku
kecewaku
juga sedihku
ingin selalu ku dekat
dengan dirimu
berpadu dalam gerak langkah hidupku
andaikan kini kau masih ada
aku ingin bersandar
di pelukmu..
di dadamu...
tuk ringankan
tuk hilangkan
sejuta keresahan
dalam kalbuku
rindu
aku rindukan wajahmu
namun hati ini tak kuasa
awan menggantung di udara
selimuti kegalauan kalbu
kelamnya malam
sunyinya alam
tak sanggup mengungkap
rahasia di balik kegelisahan
rinduku ingin kusampaikan
lewat angin yang berhembus
dedaunan yang terbang
serta mentari dan rembulan yang bersinar
namun hati ini tak kuasa
awan menggantung di udara
selimuti kegalauan kalbu
kelamnya malam
sunyinya alam
tak sanggup mengungkap
rahasia di balik kegelisahan
rinduku ingin kusampaikan
lewat angin yang berhembus
dedaunan yang terbang
serta mentari dan rembulan yang bersinar
perpisahan
rangkaian huruf
dalam sebaris kata
arti yang mendalam
ketika kita jumpa
begitu indahnya
namun kadang tak kuasa
ini terjadi
kawan
kuharap kau bahagia
dengan hidup barumu
meski tanpa diriku
bayangmu selalu ada
ada di lintas pandangku
doaku teriring
perjalanan langkahmu
dalam sebaris kata
arti yang mendalam
ketika kita jumpa
begitu indahnya
namun kadang tak kuasa
ini terjadi
kawan
kuharap kau bahagia
dengan hidup barumu
meski tanpa diriku
bayangmu selalu ada
ada di lintas pandangku
doaku teriring
perjalanan langkahmu
penderitaan mereka
berjuta rakyat negriku
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan
kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki
tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu
tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan
kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki
tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu
tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang
penderitaan mereka
berjuta rakyat negriku
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan
kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki
tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu
tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang
terkurung dalam duniamu
dunia kemiskinan
dunia penderitaan
kulihat di negriku
anak kecil di jalanan
setiap pagi setiap hati
mengais rezeki
tak pernah terlintas
dalam benak mereka
pergi sekolah
mencari ilmu
tak pernah terpikir oleh mereka
masa depan
dan keceriaan
di masa datang
pantai pura tanah lot
Di pinggir pantai itu
kenangan terindahku
bersamamu
dulu
baju biru membalut tubuhmu
baju merah saat itu
kita berdua
dalam bingkai fotomu
hatiku tak dapat bicara
namaun kurasa indah
di jiwaku
di relungku
masa itu kubahagia
serasa terbang ke udara bebas
serasa menari di atas awan
dengan segala keceriaan
tak kuduga itu terjadi
pada diriku ini
kenangan terindahku
bersamamu
dulu
baju biru membalut tubuhmu
baju merah saat itu
kita berdua
dalam bingkai fotomu
hatiku tak dapat bicara
namaun kurasa indah
di jiwaku
di relungku
masa itu kubahagia
serasa terbang ke udara bebas
serasa menari di atas awan
dengan segala keceriaan
tak kuduga itu terjadi
pada diriku ini
misteri
siapakah dirimu
bagaimana wajahmu
buruk atau cantik
baik ataukah jahat
apakah kutahu dirimu
kapankah engkau datang
wahai sayangku
pujaan hatiku
setiap tanya itu muncul
kutak sanggup menjawab
ku tak bisa berkata
karna ku tak tahu dirimu
ku tak tahu wajahmu
di manakah engkau
begitu dekat
jauh di sana
semua misteri Ilahi
bagaimana wajahmu
buruk atau cantik
baik ataukah jahat
apakah kutahu dirimu
kapankah engkau datang
wahai sayangku
pujaan hatiku
setiap tanya itu muncul
kutak sanggup menjawab
ku tak bisa berkata
karna ku tak tahu dirimu
ku tak tahu wajahmu
di manakah engkau
begitu dekat
jauh di sana
semua misteri Ilahi
lilin kecil
cahaya kecil
dalam kegelapan
malam itu
mampu menuntunku
untuk berjalan
untuk melihat
sesuatu bayang dalam kehidupan
tanpamu semua hitam
tanpamu semua pekat
meski kau kecil
namun ku tahu
kau sungguh berarti
ketika kegelapan datang
cahyamu meliuk-liuk
di terpa semilir angin
namun lilin kecilku
mampu bertahan
tuk berikan seberkas cahaya
dalam kegelapan
malam itu
mampu menuntunku
untuk berjalan
untuk melihat
sesuatu bayang dalam kehidupan
tanpamu semua hitam
tanpamu semua pekat
meski kau kecil
namun ku tahu
kau sungguh berarti
ketika kegelapan datang
cahyamu meliuk-liuk
di terpa semilir angin
namun lilin kecilku
mampu bertahan
tuk berikan seberkas cahaya
kuterima sepucuk surat
surat sampul biru
mambawaku pergi
melayang...terbang..
ke masa SMU
cemas kunanti
gelisah kutunggu
namun kini datang jua
pengobat rindu
penentram jiwa
tak kuasa...
kutahan...
suka dihati
gemetar di jiwa
mambawaku pergi
melayang...terbang..
ke masa SMU
cemas kunanti
gelisah kutunggu
namun kini datang jua
pengobat rindu
penentram jiwa
tak kuasa...
kutahan...
suka dihati
gemetar di jiwa
Jumat, 09 Januari 2009
ku tak tahu
saat ku terdampar
dalam lembah cinta
akankah ku keluar
dengan rangkaian kebahagiaan
ketika cinta menyapa
dan hilang di balik kegelapan
ketika hati merana
menanti sepucuk pengharapan
akankah kubisa
pergi dengan sayap ringan
menggapai impian
biar itu jauh
kadang hati itu bicara
sungguhkah ku bisa
lari dari ayunan cinta
yang menghiasi kalbuku
sanggupkah ku menanti
puteri hatiku
datang menjemputku
ke alam keharmonisan hidup
dalam lembah cinta
akankah ku keluar
dengan rangkaian kebahagiaan
ketika cinta menyapa
dan hilang di balik kegelapan
ketika hati merana
menanti sepucuk pengharapan
akankah kubisa
pergi dengan sayap ringan
menggapai impian
biar itu jauh
kadang hati itu bicara
sungguhkah ku bisa
lari dari ayunan cinta
yang menghiasi kalbuku
sanggupkah ku menanti
puteri hatiku
datang menjemputku
ke alam keharmonisan hidup
ku ingin sepertimu
aku ingin sepertimu
dapat terbang di awan
aku ingin sepertimu
mengelilingi dunia
luasnya laut
panasnya mentari
derasnya angin
kau terjang
hingga kau lihat dunia lain
dibalik bukit itu
di belakang hutan itu
di seberang pulau itu
ingin kurasa semua
apa yang bisa kau rasa
namun ku tak sanggup
tanpa sayap kehidupan
dalam diriku
dapat terbang di awan
aku ingin sepertimu
mengelilingi dunia
luasnya laut
panasnya mentari
derasnya angin
kau terjang
hingga kau lihat dunia lain
dibalik bukit itu
di belakang hutan itu
di seberang pulau itu
ingin kurasa semua
apa yang bisa kau rasa
namun ku tak sanggup
tanpa sayap kehidupan
dalam diriku
kesedihan hati
hujan rintik-rintik
hiasi sore ini
awan melayang hitam
tak ceria ku pandang
seolah langit tahu
ada duka di hatiku
aku sedang tersungkur
jatuh di sebuah perhentian
kini impianku pergi
tuk bahagian mereka
akankah ku dapat
tuk membalas semua
kasih sayang
dan harapan
impian mereka
hiasi sore ini
awan melayang hitam
tak ceria ku pandang
seolah langit tahu
ada duka di hatiku
aku sedang tersungkur
jatuh di sebuah perhentian
kini impianku pergi
tuk bahagian mereka
akankah ku dapat
tuk membalas semua
kasih sayang
dan harapan
impian mereka
Label:
hati,
poem,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
kenangan laluku
terjadi sesuatu di hati
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan
indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari
akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan
indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari
akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua
Kamis, 08 Januari 2009
kenangan laluku
terjadi sesuatu di hati
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan
indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari
akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua
tak hendak aku lupa
hingga hari ini jua
tak luput dari ingatan
indahnya bila kukenang
dirimu yang disana
sedih ratap hati
kini kau jauh dariku
namun ada dalam bayang
mimpiku di suatu hari
akankah kita bersua
dan saling menyapa
ataukah rasa canggung di dada
begitu besar membara
hingga tak dapat berkata
sepatah pun jua
Rabu, 07 Januari 2009
kebimbangan hati
ku bingung harus keman
tancapkan keputusan hati
langkahku terhenti
antara dua persimpangan
persimpangan yang rumit
sulit kubelah
sulit kutinggal
semua mengiringiku
setiap derap hidupku
dapatkah suatu hari nanti
kujawab semua rahasia
hari ini harus keman
terbang melayang
atau tertahan
tak bisa lepaskan
kesesakan dalam batin
ketika harus kupilih
jalan penentuan hidup
aku ragu
aku bimbang
menghadapinya
tancapkan keputusan hati
langkahku terhenti
antara dua persimpangan
persimpangan yang rumit
sulit kubelah
sulit kutinggal
semua mengiringiku
setiap derap hidupku
dapatkah suatu hari nanti
kujawab semua rahasia
hari ini harus keman
terbang melayang
atau tertahan
tak bisa lepaskan
kesesakan dalam batin
ketika harus kupilih
jalan penentuan hidup
aku ragu
aku bimbang
menghadapinya
Selasa, 06 Januari 2009
kasih sayang orang tua
papa mama
betapa aku rapuh tanpamu
aku goyah tanpa kekuatanmu
kasih sayang
beribu cinta
kau siram dalam hatiku
andai aku sendiri
tak kuasa lagi
tanpa doamu
juga restumu
meski kita jauh
namun galau rasa jiwa
ingin selalu berjumpa
penyangga hati
penawar nestapa
kadang bahagia datang
kadang duka melanda
semua tak berarti
dengan hadirku
dalam keluarga
betapa aku rapuh tanpamu
aku goyah tanpa kekuatanmu
kasih sayang
beribu cinta
kau siram dalam hatiku
andai aku sendiri
tak kuasa lagi
tanpa doamu
juga restumu
meski kita jauh
namun galau rasa jiwa
ingin selalu berjumpa
penyangga hati
penawar nestapa
kadang bahagia datang
kadang duka melanda
semua tak berarti
dengan hadirku
dalam keluarga
janji hatiku
aku harus mengubahnya
cara hidupku
caraku berjalan
tuk gapai masa depan
ingin aku melangkah
ingin aku berlari
mengejar semua
kekurangan diriku
aku berusaha
aku berjuang
demi mereka
cara hidupku
caraku berjalan
tuk gapai masa depan
ingin aku melangkah
ingin aku berlari
mengejar semua
kekurangan diriku
aku berusaha
aku berjuang
demi mereka
Label:
hati,
janji,
puisi
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
impianku melayang
ketika cinta menyapa
dalam kebimbangan hati
ketika bahagia menghampiri
sejenak dalam jiwa
aku mulai merasa
seakan semua akan kembali
seperti dahulu
saat bersama denganmu
namun kini kau pergi
tinggalkan diri ini
sendiri melangkah
dalam kesunyian
akankah kita bersua
suatu saat nanti
di penghujung waktu
menanti kebahagiaan
aku menunggu dirimu
di sini hari ini dan esok
entah sampai kapan
kutak tahu jawabnya
dalam kebimbangan hati
ketika bahagia menghampiri
sejenak dalam jiwa
aku mulai merasa
seakan semua akan kembali
seperti dahulu
saat bersama denganmu
namun kini kau pergi
tinggalkan diri ini
sendiri melangkah
dalam kesunyian
akankah kita bersua
suatu saat nanti
di penghujung waktu
menanti kebahagiaan
aku menunggu dirimu
di sini hari ini dan esok
entah sampai kapan
kutak tahu jawabnya
I love u
meski mudah
namun sulit kurasa
mengatakan semua
rangkaian tiga kata
pada seorang pencinta
bila bertatap hati berdebar
tak mungkin lagi berkata
meski diantara kita
ada jalinan indah
haruskah kutahan tiga kata ini
dalam jeruji besi kalbuku
hingga tak dapat
menggerakkan mulutku
menggetarkan pita suaraku
namun sulit kurasa
mengatakan semua
rangkaian tiga kata
pada seorang pencinta
bila bertatap hati berdebar
tak mungkin lagi berkata
meski diantara kita
ada jalinan indah
haruskah kutahan tiga kata ini
dalam jeruji besi kalbuku
hingga tak dapat
menggerakkan mulutku
menggetarkan pita suaraku
Label:
love
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
hari ultahku
hari ini
sabtu yang ceria
cerahnya langit
lembutnya angin
seakan tahu
kebahagiaan hati
bercanda kawan
menyambut hari jadiku
kesan indah
tergores di kalbu
dalam hidupku
tuk kenangan manisku
betapa aku tak tersenyum
betapa aku senang
semua seolah berkata
happy birthday
untukku
sabtu yang ceria
cerahnya langit
lembutnya angin
seakan tahu
kebahagiaan hati
bercanda kawan
menyambut hari jadiku
kesan indah
tergores di kalbu
dalam hidupku
tuk kenangan manisku
betapa aku tak tersenyum
betapa aku senang
semua seolah berkata
happy birthday
untukku
Senin, 05 Januari 2009
happy birthday
waktu terus berputar
bergulir begitu sahaja
walau kadang tak kau rasa
hari ini ku tahu
kau pasti bahagia
menyambut senyuman mentari
di cakrawala langit timur
teriring niat hatiku
tuk ucapkan
tuk ungkapkan
sebaris kalimat pendek
dengan tulusku
kuharap kau terima
"selamat ulang tahun"
dari diriku
bergulir begitu sahaja
walau kadang tak kau rasa
hari ini ku tahu
kau pasti bahagia
menyambut senyuman mentari
di cakrawala langit timur
teriring niat hatiku
tuk ucapkan
tuk ungkapkan
sebaris kalimat pendek
dengan tulusku
kuharap kau terima
"selamat ulang tahun"
dari diriku
cinta
apa arti kata ini
mungkin ku tak tahu
dapatkah kurasa
indah cinta
ataukah duka cinta
sanggupkah kita hidup
tanpa cinta...
tanpa kasih...
tanpa sayang...
dari mereka
mungkin ku tak tahu
dapatkah kurasa
indah cinta
ataukah duka cinta
sanggupkah kita hidup
tanpa cinta...
tanpa kasih...
tanpa sayang...
dari mereka
Label:
cinta
0
.: KOMENTAR ORANG LAIN :.
burung bernyanyi
wahai burung di sana
bernyanyi untuk alam
menambah kesunyian
kulihat di dahah itu
burung kecil bernyanyi
riang
menyambut mentari
di ufuk
penuh keceriaan
bernyanyi untuk alam
menambah kesunyian
kulihat di dahah itu
burung kecil bernyanyi
riang
menyambut mentari
di ufuk
penuh keceriaan
bulan suci
aku rindu
aku gelisah
menantimu...
menunggumu...
kapankah engkau kan datang?
sesuatu...
yang indah...
yang suci...
ramadhan
kini datang menyapa
bulan agung
penuh berkah
penuh nikmat
ingin ku menyambutmu
dengan bahagia
luapan syukurku
atas segala Rahmat-Mu
dapat bersua
bulan anugrah
aku gelisah
menantimu...
menunggumu...
kapankah engkau kan datang?
sesuatu...
yang indah...
yang suci...
ramadhan
kini datang menyapa
bulan agung
penuh berkah
penuh nikmat
ingin ku menyambutmu
dengan bahagia
luapan syukurku
atas segala Rahmat-Mu
dapat bersua
bulan anugrah
bencana datang
kulihat disana
tanah longsor melanda
banjir menyerbu
puluhan juta manusia
bayi dan anak kecil
menangis pilu
dan bertanya
apa sebenarnya salah kami, dosa kami
derita hari esok membayangi
mampukah seberkas sinar
mengantar mereka
kembali ke masa indah
tanah longsor melanda
banjir menyerbu
puluhan juta manusia
bayi dan anak kecil
menangis pilu
dan bertanya
apa sebenarnya salah kami, dosa kami
derita hari esok membayangi
mampukah seberkas sinar
mengantar mereka
kembali ke masa indah
andai aku bisa
andai ku bisa kembali
menemukan dirimu lagi
meski hanya bayang
dalam goresan halus kehidupanku
aku kan melompat
aku kan bernyanyi
ku kan bahagia
ingin dan ingin sekali aku
hancurkan semua
rubuhkan semua
tirai tebal yang menghalangi
kita bertemu lagi
kankah snag waktu tahu
betapa aku rindu
betapa aku pilu
mengingat dirimu
menemukan dirimu lagi
meski hanya bayang
dalam goresan halus kehidupanku
aku kan melompat
aku kan bernyanyi
ku kan bahagia
ingin dan ingin sekali aku
hancurkan semua
rubuhkan semua
tirai tebal yang menghalangi
kita bertemu lagi
kankah snag waktu tahu
betapa aku rindu
betapa aku pilu
mengingat dirimu
Langganan:
Postingan (Atom)












![[poetry]](http://feeds.feedburner.com/blogspot/KuzY.1.gif)